
Bank of Japan (BoJ) mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah dan secara mengejutkan menaikkan proyeksi inflasi, menandakan kemungkinan mendekati langkah kenaikan suku bunga di masa depan. Namun, bank sentral Jepang tetap berhati-hati dan menyatakan masih menilai dampak dari kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump.
BoJ memutuskan secara bulat untuk mempertahankan suku bunga overnight call rate di 0,5% pada akhir pertemuan kebijakan dua hari, sebagaimana diumumkan dalam pernyataan hari Kamis. Keputusan ini sesuai dengan prediksi dari 56 ekonom yang disurvei.
Dalam laporan prospek ekonomi kuartalan, dewan yang beranggotakan sembilan orang tersebut menaikkan proyeksi median inflasi untuk tahun fiskal ini menjadi 2,7% dari sebelumnya 2,2%, mencerminkan lonjakan harga pangan yang terus berlanjut. BoJ juga sedikit merevisi naik proyeksi inflasi untuk tahun fiskal 2026 dan 2027, serta meningkatkan sedikit proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini. Para ekonom sebelumnya memperkirakan inflasi akan direvisi ke 2,5% untuk tahun ini.
Yen Jepang langsung menguat terhadap dolar AS tak lama setelah pengumuman kebijakan ini dirilis.
Sumber: Bloomberg
Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan ...
Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menguraikan perubahan signifikan pada pengawasan dan regulasi perbankan selama pidatonya di Seminar Presiden Bank Asosiasi Bankir Califor...
Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko terhadap target lapangan kerja dan inflasi bank sent...
Presiden Bank Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, mengatakan prospek kebijakan moneter tetap berada dalam keseimbangan yang rapuh mengingat tekanan yang saling bertentangan dari meningkatnya pengang...
Bank Sentral AS (Federal Reserve) setuju untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember hanya setelah perdebatan yang sangat bernuansa tentang risiko yang dihadapi ekonomi AS saat ini, menurut cat...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...